13 Cara Menanam Alpukat Langsung Dari Biji Terbukti Berhasil

0
220
views
Cara menanam alpukat langsung dari biji

Caraku.ID Budidaya Alpukat – Apakah Kamu membuang biji alpukat begitu Kamu selesai makan? Pikirkan sekali lagi. Kamu bisa lhoo menanam alpukat langsung dari biji, dan caranya sungguh simpel.

Ada cara yang lebih mudah untuk menanam biji alpukat agar cepat berbuah, dan Saya belajar metode sederhana ini untuk menumbuhkan benih langsung di pada tanah dalam pot, dan terbukti berhasil.

Sebenarnya, bukan hanya alpukat bisa Kamu lakukan. Anda bisa menanam buah dalam pot sesuai jenis buah-buahan yang Kamu sukai.

Alpukat yang ditanam dari biji dapat tumbuh mulai dari 5-13 tahun untuk menghasilkan buah. Jangan berharap tanaman pot Anda berbunga atau menghasilkan buah, dan bahkan jika ada buah, itu mungkin tidak akan memiliki kualitas dan rasa yang sama dengan alpukat yang di tanam di pekarangan rumah. Pilih tanaman yang dicangkok jika Anda menginginkan buah..

Jenis pohon alpukat yang banyak dibudidayakan di Indonesia

  • Alpukat mentega
  • Alpukat super
  • Alpukat kendil
  • Alpukat jumbo
  • Alpukat miki
  • Alpukat aligator

Tekstur daging masing-masing jenis punya karakter tersendiri. Namun, secara umum banyak yang melakukan budidaya alpukat jenis mentega super dan jumbo.

Sebelum memulai menumbuhkan benih alpukat, cari tahu dulu kondisi tumbuh yang ideal untuk tanaman alpukat.

  • Tanah harus lembab dan sedikit asam (pH 6-6,5).
  • Pot harus memiliki drainase yang baik.
  • Beri banyak sinar matahari tidak langsung. Hindari sinar matahari langsung, terutama ketika muda.
  • Menjaga kelembaban

Cara menanam alpukat langsung dari biji

Nah, bagaimana cara menanam alpukat langsung dari bijinya? Simak tips Kami berikut ini.

Menanam alpukat langsung dari biji

1. Bilas bijinya dan kupas kulit coklatnya

Kulit luar pada biji alpukat berwarna coklat hendaknya Kamu bersihkan. Pemotongan dangkal pada lubang tidak akan mempengaruhi perkecambahan. Bahkan, beberapa orang mungkin membuka bagian paling atas biji terbuka untuk membantu tunas tumbuh.

Siapkan 4 tusuk gigi dan tusuk pada masing-masing sisi biji alpukat, lalu rendam setengahnya di air, seperti gambar di bawah ini.

cara menumbuhkan biji alpukat

2. Tempatkan tanah dalam pot dan basahi tanah

Biji alpukat tumbuh paling baik di tanah yang sedikit asam (pH 6-6,5) dengan drainase yang baik. Anda dapat menggunakan tanah humus baru yang kaya atau mendaur ulang tanah lama dari kebun atau pot lain.

Jika Anda menggunakan tanah lama, pastikan untuk menyingkirkan gulma, rumput, atau akar tua yang dapat mengurangi kemungkinan biji alpukat tumbuh. Tambahkan air yang cukup untuk melembabkan tanah, jangan membuat genangan air.

3. Tekan bagian bawah biji ke dalam tanah

Tekan perlahan bagian bawah benih ke dalam tanah sehingga hanya setengahnya yang terlihat. Bagian bawah benih biasanya adalah ujung yang lebih luas, meskipun ini mungkin sulit untuk diidentifikasi karena beberapa biji terlihat bulat. Memiliki orientasi yang benar adalah penting karena akarnya akan muncul dari bawah.

4. Tempatkan pot di tempat yang hangat dengan banyak sinar matahari tidak langsung

Alpukat berkembang dalam kondisi lembab dan hangat (18-30 Celcius). Pastikan benih mendapat sinar matahari tidak langsung yang cukup untuk mendorong pertumbuhan. Tanaman muda sensitif terhadap sinar matahari langsung dan suhu ekstrim.

Praktek yang Saya lakukan adalah menempatkan di jendela dapur saya. Jendela yang menghadap ke selatan menurut saya yang baik.

5. Jaga tanah tetap lembab selagi menunggu benih berkecambah

Ini bisa memakan waktu 2-8 minggu bagi akar dan batang untuk tumbuh. Jika Anda melihat benih mulai retak, itu pertanda baik. Periksa tanah setiap beberapa hari untuk memastikan tanah tetap lembab.

7. Potong batang menjadi setengah setelah tumbuh hingga enam 15 cm

Ini mendorong pertumbuhan baru dan mencegah tanaman dari pertumbuhan vegetatif yaitu tanaman tumbuh tinggi tapi batang kecil. Cara ini juga membantu merangsang pembentukan daun dari benih alpukat.

8. Jepit daun terbaru di bagian atas untuk mendorong pertumbuhan lebih penuh dan rimbun.

Untuk tanaman yang lebih rimbun dan subur, jepit daun baru yang tumbuh di bagian atas batang. Ini juga membantu mengontrol ketinggian tanaman. Lakukan ini setiap kali tanaman tumbuh enam 15 cm lagi.

Cara Merawat Tanaman Alpukat dalam Pot

1. Pangkas beberapa kali setahun

Jika Anda menanam pohon alpukat sebagai tanaman hias dekoratif, Anda harus terus memangkasnya untuk memastikan ukurannya tetap dapat terkontrol. Ada banyak varietas alpukat, dan beberapa dari mereka tumbuh sekitar 3-4 meter dengan pemangkasan biasa. Mulailah sejak awal tanaman apukat tumbuh untuk membuat tangkai tumbuh lebih kuat dan mendorong pertumbuhan lateral.

2. Jaga tanah tetap lembab tetapi tidak berlumpur

Tanaman alpukat suka air, tetapi terlalu banyak air juga bisa membahayakan tanaman. Busuk akar adalah masalah umum ketika tanaman terlalu banyak air atau ketika drainase buruk. Basahi tanah secara menyeluruh dan biarkan agak kering sebelum penyiraman menyeluruh lainnya. Ini membantu mendorong pertumbuhan akar yang kuat.

Indikator apa yang menentukan tanaman alpukat harus disiram? Periksa tanahnya. Jika Anda melihat bekas jari saat menekannya, Anda tidak perlu menyiramnya.

3. Periksa daun untuk tanda-tanda kesehatan tanaman

Daun mencerminkan kesehatan tanaman dan kondisi pertumbuhan. Daun kuning yang berjatuhan bisa mengindikasikan bahwa tanaman avokad Anda terlalu banyak air, tidak cukup sinar matahari, atau tidak cukup nutrisi.

Daun coklat dapat menunjukkan garam atau klorida terbakar dari mineral di air atau pupuk. Tanaman pot biasanya menghadapi masalah ini karena kurangnya drainase, dan nutrisi serta mineral lebih cenderung tinggi di tanah.

4. Pertahankan cahaya, dan kelembapan yang cukup selama musim hujan

Meskipun beberapa varietas dapat bertahan hidup di bawah (0 Celcius), sebagian besar akan menjadi rusak-terutama selama tahun pertama pertumbuhan. Hindari paparan pada suhu dingin dan angin sepoi-sepoi.

Jika kondisi panas kering juga bisa merusak.. Anda bisa sesekali menyemprotkan air ke daun. Anda juga tidak perlu menyiram sering di musim hujan.

Terlalu banyak air akan meningkatkan risiko busuk akar dan penipisan nutrisi. Sekali lagi, periksa tanah dan daun untuk menentukan kapan Anda harus menyiram.

5. Jika mengharap alpukat cepat menghasilkan buah, tanam jenis cangkok.

Tanaman alpukat yang tumbuh dari biji — terutama dalam wadah atau pot — akan sulit berbunga dan menghasilkan buah. Hal ini terutama karena mempertahankan kondisi pertumbuhan yang optimal jauh lebih sulit.

Untuk mendapatkan panen pertama, ini bisa memakan waktu dari 5-13 tahun atau lebih untuk alpukat yang ditanam dari biji untuk menghasilkan buah.

Tanaman alpukat yang dicangkok memiliki peluang lebih besar menghasilkan buah lebih cepat. Tanaman yang dicangkok adalah tanaman yang ditanam dengan menyatukan bagian tanaman muda yang sedang tumbuh ke tanaman yang sudah tumbuh lama.

Apa yang Saya sampaikan dari cara menanam alpukat langsung dari biji merupakan pengalaman pribadi. Akhir kata, selamat mempraktekkan di rumah.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here